,

Gebyar Apresiasi GTK 2025: Bupati Luwu Ajak Guru Jadi Penggerak Moral Bangsa

oleh -99 Dilihat
banner 468x60

BELOPA, 1 Desember 2025 — Puncak perayaan Gebyar Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2025 di Gedung Esse Gallareng, Belopa, Senin malam (1/12), menjadi panggung kehormatan bagi ratusan insan pendidikan Kabupaten Luwu. Acara penutup yang mengakhiri rangkaian kegiatan selama enam hari (26 November – 1 Desember 2025) ini dihadiri langsung oleh Bupati Luwu, H. Patahudding, dan Wakil Bupati, Muh. Dhevy Bijak Pawindu.

Acara ini secara fundamental menjadi momentum bagi kedua pemimpin daerah tersebut untuk menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas peran vital para pendidik dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, sebuah peran yang diakui penuh tantangan.

banner 336x280

Dalam sambutan utamanya, Bupati H. Patahudding menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Dengan nada tulus, beliau mengakui perjuangan yang tidak mudah di lapangan.

“Saya menyaksikan bagaimana guru dan tenaga kependidikan bekerja dengan dedikasi tinggi meski dalam berbagai tantangan dan keterbatasan. Melalui kegiatan GTK tahun 2025 ini, Pemerintah Kabupaten Luwu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pendidik,” ujar Bupati.

Bupati Luwu secara spesifik menyoroti bahwa guru bukan hanya bertindak sebagai pengajar, tetapi memegang peran strategis sebagai pembimbing, penggerak perubahan, dan penjaga nilai moral. Peran ini, menurutnya, adalah penentu kualitas generasi masa depan Kabupaten Luwu.

Lebih jauh, Bupati Luwu menegaskan bahwa peringatan Hari Guru Nasional (HGN) tahun 2025 harus diartikan sebagai momentum masif untuk memperkuat sistem pendidikan. Hal ini harus diwujudkan melalui empat pilar utama: peningkatan kompetensi guru, implementasi Kurikulum Merdeka, pemenuhan standar pelayanan minimal pendidikan, dan pembangunan prasarana yang lebih merata.

“Hari Guru Nasional 2025 harus menghidupkan momentum memperkuat kolaborasi dan inovasi guru yang kreatif dan berintegritas yang menghidupkan generasi yang unggul,” tegasnya, menutup sambutan dengan optimisme.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Luwu, Andi Palanggi, menjelaskan bahwa Gebyar GTK 2025 difokuskan pada empat tujuan besar yang saling mendukung. Selain memberikan apresiasi, acara ini bertujuan untuk menggali kreativitas melalui lomba, mempererat silaturahmi, dan yang terpenting, mendorong peningkatan layanan pendidikan melalui motivasi dan profesionalisme pendidik.

Rangkaian kegiatan selama enam hari telah menghasilkan pemenang di berbagai kategori bergengsi, seperti Guru Transformatif, Kepala Sekolah Dedikatif, hingga Komunitas Belajar Inspiratif, yang merupakan hasil dari peningkatan kapasitas dan talkshow pendidikan yang mendalam.

Andi Palanggi menyampaikan terima kasih atas dukungan penuh dari kepala daerah, seraya berharap momentum Gebyar GTK 2025 dapat menjadi landasan kuat dalam memperkuat inovasi guru menuju generasi Luwu yang unggul.

Acara penutupan Gebyar Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan Tahun 2025 berakhir penuh semangat, ditandai dengan seruan lantang, “Hidup Guru!, Hidup Pendidikan Luwu!” (*)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.