INFRAMERAH _LUWU Senin 22 Desember 2025, di Lembah Ollon Toraja. Atlet Taekwondo Luwu Raih Best Player Sebagai Atlet terbaik di Kejuaraan Nasional Taekwondo PassembaToraya.
Kejuaraan Nasional Taekwondo PassemaToraya Mulai terlaksana
kegiatannya dari hari Kamis – Minggu tanggal 18 – 21 Gedung Tammuan Mali Makale dan pada hari senin tanggal 22 Desember 2025 ini tepatnya dihari ibu dan hadiah terbaik dari seorang anak untuk ibu bersamaan dengan Ceremony atau Penutupan.
Penutupan yang dilaksanakan di Lembah Ollon ini, destinasi Wisata Swissnya Indonesia seperti yang disampaikan para Netizen di berbagai Media Sosial. Keindahan disana betul betul memanjakan mata dan jiwa raga, jalur yang sudah mulai perbaikan disetiap jalannya.
2 Emas :
* Raida Fakhira Lamania dari SD NEGERI 20 CIMPU
* Audrey Belva Farezky dari MTS NEGERI 1 LUWU
4 Perak :
* Nur Inaya Fausia dari SMA NEGERI 4 LUWU
* Asyraf Rasyd Mubarak dari SD NEGERI 20 CIMPU
* Nauval Panji Saputra di 2 Kelas Meraih 2 Perak dari SD NEGERI 358 Pengkasalu
1 Perunggu :
* Rezki dari SMA NEGERI 1 LUWU
Total Keseluruhan 7 Medali yang dibawah pulang dengan rincian 2 Emas, 4 Perak dan 1 Perunggu.
Salah satu Atletnya bernama Audrey Belva Farezky yang Meraih Medali Emas Sekaligus Pemain terbaik dikejuaraan Nasional Taekwondo PTMC VI. Adapun Hasil tersebut adanya dukungan Full orangtua Atlet dan sekolahnya yang berasal dari MTS NEGERI 1 LUWU.
Hasil ini Sangat membanggakan karena dimana Atlet tersebut adalah Atlet Poomsae yang diikutkan di Kelas Kyorugi dikejuaraan PassemaToraya dengan perjuangan begitu keras dengan pikiran yang delima terkait Prestasi daerah dan Alhamdulillah terbayarkan dengan hasil yang terbaik.
Adapun yang dimaksud dengan Atlet Poomsae adalah kelas yang di pertandingkan dalam bentuk keindahan gerak atau jurus, sedangkan Kyorugi adalah pertarungan atau sparring.
Kami sempat dan biasa bincang – bincang terkait Prestasi Akademik dan Non Akademik dengan beberapa pihak dari Pendidikan dan Olahraga mengenai Prestasi Atlet, kita harus dukung Full di Akademik maupun di Non Akademik karena setiap Siswa(i) memiliki bakat masing – masing dan tidak bisa ditekankan dan dipaksakan, Ujar Kepala Pelatih Taekwondo Luwu. Begitu bincang bincang kami terkait Prestasi Atlet Prestasi Non Akademik maupun yang Akademi dengan para olahragawan dan pendidik.
Hasil ini kami persembahkan untuk Taekwondo Luwu dan terutama untuk Pemerintah Kabupaten Luwu dalam mendukung perkembangan Pemerint
ahan dibidang Olahraga.













